Pengertian Galvanometer dan Prinsip Kerjanya

Pengertian Galvanometer – Galvanometer adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur kuat arus dan beda potensial listrik yang relatif kecil.

Galvanometer tidak dapat digunakan untuk mengukur kuat arus maupun beda potensial listrik yang relatif besar, karena komponen-komponen internalnya yang tidak mendukung. Galvanometer bisa digunakan untuk mengukur kuat arus maupun beda potensial listrik yang besar, jika pada pengertian galvanometer tersebut dipasang hambatan eksternal (pada voltmeter disebut hambatan depan, sedangkan pada ampermeter disebut hambatan shunt).

Prinsip Kerja Galvanometer

Prinsip Kerja Galvanometer didasarkan atas teori H.C Oersted tentang jarum magnetis pada tahun 1920. Menurut H.C Oersted, jarum magnetis yang berada didekat konduktor berarus listrik akan di belokan dengan simpangan yang setara dengan besar arus yang mengalir. Istilah “galvanometer”, baru di gunakan pada tahun 1836, yang diambil dari nama peneliti listrik Italia Luigi Galvani.

Teori Pengertian Galvanometer

Galvanometer selalu berorientasi sehingga letak kumparan selalu paralel dengan garis magnetik meridian lokal, yang tak lain adalah komponen horisontal BH dari medan magnetik bumi. Saat arus mengalir melalui kumparan galvanometer, medan magnet lain (B) tercipta dan posisinya tegak lurus dengan kumparan.

Demikian informasi mengenai pengertian galvanometer dan prinsip kerja dari galvanometer. Semoga informasi tersebut berguna dan bermanfaat untuk anda. Terima kasih.